Definisi Intelegensi Berdasarkan Para Ahli - Bimbel Masuk PTN, Bimbel Terbaik untuk SBMPTN, Karantina Simak UI, UGM, UNDIP, Bimbel Les Supercamp Bimbel LES PRIVATE UN SD, SMP, SMU, Bimbel Internasional, Masuk Fakultas UI, Bimbel Masuk Kedokteran, Dijaminan Masuk PTN

Blog

Definisi Intelegensi Menurut Para Ahli. Banyak defenisi perihal intelegensi yang telah dikemukakan oleh para ahli, namun kami akan menjelaskan sebagian dari dafenisi yang dikemukakan oleh banyak para ahli.
Super & Crites mengemukakan suatu definisi yang sering digunakan oleh sebagian orang sebagai berikut :
“Intelegence has frequently been defined as the ability to adjust to the environment or to leam from experince” (Super & Crites, 1962 : 83).
Intelegensi telah sering didefinisikan sebagai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan atau mencar ilmu dari pengalaman.
Manusia hidup dan berinteraksi di dalam lingkungannya yang kompleks. Untuk itu ia memerlukan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan demi kelestarian hidupnya. Hidupnya bukan hanya untuk kelestarian pertumbuhan, tetapi juga untuk perkembangan pribadinya. oleh alasannya yaitu itu insan harus mencar ilmu dari pengalaman.
Definisi tersebut diatas, oleh Garrett dipandang sebagai definisi yang terlalu luas, umum, kurang operasional. Dengan mempelajari definisi itu, orang mungkin masih sanggup mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan konsep itu. Oleh alasannya yaitu itu, Garrett (1946) mencoba mengemukakan definisi intelegensi yang lebih operasional sebagai berikut :
“Intelegence, includes at least the abilities demanded in the solution of problems which require the comprehension and use of system” (Garrett, 1946 : 372)
Intelegensi itu setidak-tidaknya meliputi kemampuan-kemampuan yang diharapkan untuk pemecahan masalah-masalah yang memerlukan pengertian serta memakai simbol-simbol.
Manusia hidup senantiasa menghadapi permasalahan, setiap permasalahan harus dipecahkan biar insan memperoleh keseimbangan dalam hidup. Untuk itu kemampuan-kemampuan pemecahannya dengan memakai pengertian serta simbol-simbol.
Definisi lain lagi perihal intelegensi dikemukakan oleh Bischof, ia mendefinisikan dalam arti yang lebih khusus. Intelegensi ialah kemampuan untuk memecahkan segala jenis masalah.
Rumusan definisi yang berbeda namun pengertiannya sama dengan definisi yang dikemukakan oleh bischof diatas, dikemukakan oleh Heidenrich sebagai berikut :
Intelegensi menyangkut kemampuan untuk mencar ilmu dan memakai apa yang telah dipelajari dalam perjuangan penyesuaian terhadap situasi-situasi yang kurang dikenal, atau dalam pemecahan masalah-masalah.
Apabila kita amati, keempat definisi yang disajikan diatas meskipun rumusannya berbeda-beda, namun mengandung isi dan pengertian yang sama dalam arti tidak bertentangan. Dlam dua definisi terakhir tersirat bahwa intelegensi merupakan kemampuan “problem solving” dalam segala situasi yang gres atau yang mengandung masalah. Perlu diketahui bahwa “problem solving dalam segala situasi meliputi permasalahan pribadi, permasalahan sosial, permasalahan akademik-kultural, serta permasalahan ekonomi keluarga.
Makara sanggup disimpulkan bahwa integensi yaitu kemampuan seseorang untuk memecahkan suatu persoalan baik persoalan pribadi, sosial, pendidikan atau pengetahuan sehingga dengan kemampuan memecahkan persoalan tersebut ia akan sanggup beradaptasi dengan persoalan atau lingkungan yang dihadapai